Senin, 30 April 2012

KEGIATAN PENULISAN DI PERGURUAN TINGGI

Kegiatan Penulisan di Perguruan Tinggi Kegiatan menulis merupakan bagian yang tak terpisah dalam seluruh proses belajar yang dialami mahasiswa selama menuntut ilmu di perguruan tinggi, karena diharapkan akan memiliki wawasan yang lebih luas dan mendalami mengenai topik yang ditulisnya. Beberapa keuntungan dari pelaksanaan penulisan: 1.Dengan menulis kita lebih mengenali kemampuan potensi diri dan mengetahui batas kemampuan tentang suatu topik. 2. Melalui menulis dapat mengembangkan berbagai gagasan melalui membandingkafakta – fakta yang tidak pernah dilakukan. 3. Kegiatan menulis dapat lebih banyak menyerap, mencari, serta menguasai informasi tentang topik yang akan ditulis. 4. Menulis berarti mengorganisasikan gagasan secara sistematik serta mengungkapkan secara tersurat, dengan demikian dapat menjelaskan permasalahan yang belum jelas. 5. Menulis akan dapat meninjau serta menilai gagasan secara objektif. 6. Dengan menulis akan mempermudah memecahkan permasalahan, yaitu menganalisis secara tersurat dalam konteks yang lebih konkret. 7. Dapat mendorong belajar secara aktif. 8. kegiatan menulis yang terencana akan membiasakan berpikir serta berbahasa secara tertib. Tulisan yang baik mempunyai ciri: bermakna, jelas/lugas,merupakan kesatuan yang bulat,singkat dan padat serta memenuhi kaidah kebahasaan dan harus bersifat komunikatif. Untuk menghasilkan tulisan seperti diatas harus memiliki pengetahuan apa yanga akan ditulis juga bagaimana menuliskannya, isi karangan dan asfek –asfek kebahasaan serta tehnik penulisan. 2. Menulis Sebagi Proses Kegiatan menulis ialah suatu proses penulisan dengan beberapa tahap yakni tahap prapenulisan, tahap penulisan, dan tahap revisi. Dalam penulisan karangan yang panjang seperti makalah penelitian, laporan akhir semester,tesis dsb tahap itu terpisah secara lebih jelas. a. Tahap prapenulisan Tahap ini merupakan tahap perencanaan atau persiapan menulis dan mencakup beberapa langkah kegiatan yaitu: 1. Menentukan topiknya. dengan pengamatan atau dari imajinasi sendiri ,karangan ilmiah harus mengenai fakta dan memilih topik perlu diperhatikan beberapa persaratan. 2. Membatasi topik berarti mempersempit dan memperkhusus lingkup pembicaraan 3. Menentukan bahan atau materi penukisan,macamnya,beberapa luasnya dan dari mana diperoleh. 4. Menyusun kerangka karangan b. Tahap penulisan Pada tahap ini membahas setiap butir topik yang ada di dalam kerangka yang disusun dengan menggunakan bahan-bahan yang sudah diklasifikasikan menurut keperluan sendiri. Dalam mengembangkan gagasan menjadi suatau karangan yang utuh, diperlukan bahasa dan menguasai kata kata yang akan mendukung gagasan yang dipahami pembaca. dan berikut tahapan-tahapanya: 1. Tahap Pemilihan Topik atau Pokok Bahasan 2. Tahap Pengumpulan Informasi dan Bahan 3. Tahap Evaluasi Informasi dan Bahan 4. Tahap Pengelolaan Pokok-pokok Pikiran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar